Ledakan sendiri dari kaca temper dapat disebabkan oleh alasan berikut:
1. Cacat internal: Kaca temper mungkin memiliki cacat internal selama proses pembuatan, seperti gelembung udara, retakan, dll. Cacat ini dapat menyebabkan kaca pecah secara tiba-tiba saat mengalami tekanan eksternal atau perubahan suhu.
2. Faktor eksternal: Saat kaca tempered mengalami benturan atau benturan eksternal, kaca tersebut dapat meledak dengan sendirinya. Misalnya, jika ada goresan atau cacat pada permukaan kaca temper, benturan dari luar dapat menyebabkan kaca pecah.
3. Perubahan suhu : Tempered glass sangat sensitif terhadap perubahan suhu. Ketika kaca temper mengalami perubahan suhu yang tiba-tiba, seperti tiba-tiba dicuci dengan air dingin atau terkena sinar matahari langsung, kaca dapat meledak sendiri karena tekanan suhu.
Ledakan sendiri dari kaca temper dapat menghasilkan pecahan dan debu kaca, yang dapat mengancam lingkungan sekitar dan keselamatan pribadi. Oleh karena itu, jika ditemukan retakan, cacat, atau ketidaknormalan lain pada kaca temper, tindakan harus diambil untuk memperbaiki atau menggantinya tepat waktu untuk menghindari risiko meledak sendiri. Selain itu, saat menggunakan kaca temper, perubahan suhu yang tiba-tiba dan dampak eksternal harus dihindari untuk mengurangi kemungkinan ledakan sendiri.