Qingdao Migo Glass Co., Ltd.
+86-532-85991202

Kaca E rendah, dilapisi keras dan dilapisi lembut

May 31, 2024

Kaca LOW-E, juga dikenal sebagai kaca dengan emisivitas rendah, adalah jenis kaca yang dilapisi dengan bahan dengan radiasi rendah. Lapisan ini dirancang untuk mengurangi jumlah panas yang dipindahkan melalui kaca, menjadikannya pilihan ideal untuk bangunan hemat energi. Pada artikel ini, kita akan mengeksplorasi karakteristik kaca LOW-E, perbedaan fungsionalnya dari kaca pemantul panas, dan jenis utama proses kaca berlapis matang.

 

Karakteristik Kaca RENDAH-E

Kaca LOW-E menawarkan beberapa karakteristik utama yang menjadikannya pilihan populer untuk bangunan modern. Ini termasuk:

Reflektivitas Inframerah Tinggi: Kaca LOW-E memiliki kemampuan untuk memantulkan radiasi termal inframerah jauh secara langsung, menjadikannya penghalang efektif terhadap perpindahan panas.

Emisivitas Permukaan Rendah: Emisivitas permukaan (E) kaca LOW-E rendah, yang berarti berkurangnya kemampuan menyerap energi eksternal. Hal ini mengakibatkan lebih sedikit energi panas yang dipancarkan melalui kaca.

Transmisi Energi Matahari Terkendali: Koefisien naungan (Sc) kaca LOW-E dapat disesuaikan untuk mengontrol jumlah energi matahari yang ditransmisikan melalui kaca. Hal ini memungkinkan penyesuaian berdasarkan kebutuhan spesifik di berbagai wilayah.

Sifat Reflektif Film LOW-E

Sifat reflektif kaca LOW-E dicapai melalui penggunaan lapisan film LOW-E yang dilapisi dengan lapisan perak. Perak memiliki kemampuan memantulkan lebih dari 98% radiasi termal inframerah jauh, yang secara efektif bertindak sebagai penghalang perpindahan panas. Kualitas reflektif ini mirip dengan bagaimana cermin memantulkan cahaya, sehingga kaca LOW-E memantulkan panas secara langsung.

Perbedaan Fungsional dari Kaca Pemantul Panas:

Meskipun kaca LOW-E dan kaca pemantul panas dirancang untuk membatasi perpindahan panas melalui jendela, keduanya mencapai tujuan ini melalui cara yang berbeda. Kaca yang memantulkan panas mengurangi faktor naungan kaca, yang membatasi radiasi langsung matahari ke dalam ruangan. Hal ini dapat membantu mengurangi kebutuhan akan AC dan menghemat energi.

Di sisi lain, kaca LOW-E membatasi radiasi panas inframerah jauh melalui kaca dengan mengurangi nilai U kaca. Ini membantu meminimalkan panas konveksi melalui kaca. Selain itu, koefisien naungan (Sc) kaca LOW-E memiliki rentang penyesuaian yang luas, memungkinkan pengendalian energi radiasi matahari langsung yang memasuki ruangan secara efektif.

 

Jenis Utama Proses Kaca Dilapisi

Ada dua jenis utama proses kaca berlapis matang:

1. Lapisan Keras (Pelapisan Online): Jenis kaca berlapis ini diproduksi di lini produksi kaca apung. Walaupun hanya menawarkan satu jenis dan memiliki pantulan panas yang buruk, bahan ini memiliki keuntungan karena dapat dibengkokkan dalam keadaan panas, dan memiliki biaya produksi yang lebih rendah.

-Keuntungan:

Karena kaca Low E tidak perlu disegel ke dalam unit kaca berinsulasi, daya tahannya menawarkan kemungkinan untuk menambahkan aksesori (misalnya) tirai di sela-sela panel.

Ini adalah pilihan yang lebih murah karena lapisan yang perlu diaplikasikan lebih sedikit (dibandingkan dengan "lapisan lembut").

-Kekurangan:

Nilai U biasanya lebih tinggi karena kaca tidak seefisien energi lapisan lembut E Rendah. (tetap hemat energi!)

Biasanya menghasilkan koefisien perolehan panas matahari yang lebih tinggi, sehingga memungkinkan lebih banyak sinar inframerah dan ultraviolet melewati kaca (dibandingkan dengan jendela Low E yang dilapisi lembut)

Dilapisi lembut (Lapisan Sputtering Magnetron Vakum dengan Lapisan Off-line): Kaca berlapis yang diproduksi menggunakan proses ini menawarkan beragam variasi dan kinerja refleksi termal yang sangat baik. Ini memiliki karakteristik hemat energi yang jelas tetapi tidak mendukung pemrosesan pembengkokan panas.

-Keuntungan:

Jika dibandingkan dengan lapisan keras, lapisan lembut cenderung memiliki kejernihan optik lebih tinggi. (mantel keras bisa terlihat sedikit "lebih berbahaya")

Memberikan emisivitas yang sangat rendah, menciptakan nilai-u yang optimal.

Dapat memberikan transmisi UV hingga 70% lebih sedikit dibandingkan dengan kaca bening standar.

-Kekurangan:

Lapisan Low E sangat rapuh, sehingga harus sangat berhati-hati dan menggunakan sarung tangan khusus saat menangani kaca jenis ini.

Lebih sulit untuk ditempa karena sifat refleksi panasnya.

Bisa lebih mahal dengan tambahan lapisan perak dan kerapuhan ekstra

 

info-948-584

 

More questions, please feel free to contact Tracy@miggoglass.com or WhatsApp: +86 153 1423 0350