Sekarang dalam kehidupan kita, kaca telah menjadi elemen tak terpisahkan dari arsitektur modern. Baik itu pintu dan jendela kaca, partisi kaca atau pintu geser kaca, atau dinding luar gedung bertingkat, kaca dapat terlihat di mana-mana. Sebagai perwakilan dari kaca pengaman, kaca laminasi adalah pilihan terbaik di banyak tempat. Lalu apa saja masalah dan alasan mudahnya kaca laminasi dalam proses produksi dan penggunaan? Disini akan mendapatkan jawabannya.

1) Gelembung kecil muncul di seluruh kaca: periksa kondisi kerja pompa vakum dan tingkat vakum pengukur vakum, dan periksa tingkat penyegelan kantong vakum dan apakah saluran udara tersumbat.
2) Muncul gelembung di tengah kaca: Drainase dan drainase jalan napas belum ditangani dengan benar.
3) Gelembung muncul di sekitar kaca: waktu pemanasan suhu tinggi terlalu lama untuk mempersingkat waktu penahanan suhu tinggi.
4) Kabut di sekitar kaca, disertai dengan gelembung dalam kasus yang parah: periksa kekeringan kaca, kekeringan penutup, dan kekeringan film EVA (perhatikan memanggang atau menambah waktu penahanan suhu rendah).
5) Seluruh permukaan kaca berkabut seragam: perlu untuk meningkatkan waktu pelestarian panas di bagian suhu tinggi, atau film memiliki masalah kualitas (kecuali untuk film normal).
6) Kabut putih muncul secara lokal di tengah kaca laminasi, disertai dengan gelembung dalam kasus yang parah: penyebab masalah ini adalah kaca atau film basah atau ada tetesan air.
7) Strip panjang gelembung besar atau pita gelembung muncul di kaca: itu disebabkan oleh kaca temper yang tidak rata, perlu untuk mengentalkan film, atau memilih dua potong kaca dengan pas saat menggabungkan lembaran.
8) Saat temper dan laminating, Anda harus memperhatikan tempering yang cocok saat kaca ditempa, dan menjaga kelengkungan tetap konsisten (coba letakkan dua potong kaca yang akan dilaminasi pada posisi dan temper yang sama, dan arahnya harus sama; meninju, membuka, dan bentuk khusus Berikan perhatian khusus pada kaca.)
9) Ketika dua jenis kaca tempered yang berbeda dilaminasi (seperti 8mm 5mm, kaca tempered kaca putih tempered, kaca tempered kaca float biasa, dll.), film dengan ketebalan yang cukup harus dipilih.






