Kaca difusi biasanya dibuat dengan mengolah permukaan kaca rendah besi untuk menciptakan pola yang menyebarkan cahaya. Tujuan penggunaan kaca difus di rumah kaca adalah untuk menghasilkan lebih banyak cahaya yang tersebar yang kemudian dapat menembus lebih dalam ke kanopi tanaman. ini akan memungkinkan pabrik menggunakan lebih banyak cahaya yang tersedia untuk produksi.

Cahaya Menyebar Memiliki Efek Positif Pada Tanaman
Tanaman mampu mengubah lebih banyak cahaya menjadi pertumbuhan (fotosintesis). Hal ini disebabkan iklim rumah kaca yang lebih seragam, distribusi cahaya horizontal yang lebih baik, transmisi cahaya vertikal dan penyerapan cahaya lapisan daun bagian bawah. Ini meningkatkan kapasitas fotosintesis tanaman.
Tanaman mengalami lebih sedikit stres, suhu yang lebih rendah di lapisan tanaman daun atas dan suhu yang lebih tinggi di lapisan lembaran bawah.
Morfologi dan perkembangan tanaman berubah. Tanaman lebih generatif dan buah berkembang lebih cepat. Buahnya lebih berat dan seringkali ada lebih banyak buah. Tanaman pot berkembang lebih cepat sehingga waktu tumbuh lebih pendek.
Untuk mengkompensasi hilangnya transmisi cahaya, keduanya menyebar sebagai kaca float standar (tunggal atau ganda) dapat dilengkapi dengan lapisan pemantul cahaya, yang berarti lapisan anti-reflektif. Lapisan ini akan mengurangi pantulan cahaya matahari, dan meningkatkan transmisi cahaya setidaknya 2,0 persen .
Selain itu, pelapis AR memiliki fitur Hidrofilia dan fotokatalisis yang baik, sehingga kaca pelapis AR memiliki fungsi pembersihan sendiri, dan dapat menguraikan polutan organik pada permukaan kaca dan mengurangi waktu perawatan. Kaca dengan perlakuan AR hanya dapat dibersihkan dengan air (panas), bukan dengan fluor, yang mempengaruhi lapisan.







